-
Stop Brebet! Cara Rawat Motor Injeksi Biar Ngacir
Seiring perkembangan teknologi, hampir seluruh kendaraan
bermotor modern kini telah menggunakan sistem injeksi (fuel injection)
dan tidak lagi memakai karburator. Teknologi injeksi dipilih karena lebih
efisien dalam penggunaan bahan bakar, menghasilkan pembakaran
yang lebih sempurna, serta lebih ramah lingkungan. Namun, kendaraan
injeksi juga memerlukan perawatan yang berbeda karena menggunakan
komponen elektronik dan sensor yang lebih kompleks.Perbedaan utama antara sistem injeksi dan karburator terletak
pada cara penyaluran bahan bakar ke ruang pembakaran. Pada sistem
injeksi, bahan bakar disemprotkan oleh injektor yang dikendalikan
secara elektronik sehingga jumlahnya lebih presisi. Sementara itu,
pada sistem karburator, bahan bakar masuk melalui proses hisapan
mekanis. Perbedaan cara kerja ini membuat komponen pendukung
pada motor injeksi lebih modern dan membutuhkan perawatan yang
lebih teliti. -
Trash to Treasure: Panduan Kerajinan dari Limbah Anorganik
Permasalahan sampah merupakan tantangan yang dihadapi hampir seluruh
kota besar di Indonesia, sebagaimana juga terjadi di berbagai kota besar
di dunia. Sebagai contoh, di Jakarta setiap hari sekitar 6.500 hingga 7.000
ton sampah diangkut menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Dari
jumlah tersebut, sekitar 55,37% merupakan sampah organik dan 44,63%
merupakan sampah anorganik, dengan sekitar 1,52% dari sampah anorganik
tergolong sebagai limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun). Hingga saat
ini, penanganan sampah di Indonesia masih banyak menggunakan pola
konvensional, yaitu kumpulkan–angkut–buang.Melalui pola tersebut, sampah yang berasal dari rumah tangga
dikumpulkan, diangkut, lalu dibuang ke TPA. Pengelolaan TPA yang
masih menggunakan sistem open dumping menyebabkan sampah hanya
menumpuk dan membentuk gunungan sampah dalam jumlah besar. Kondisi
ini dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, seperti longsor maupun
ledakan gas yang berpotensi mengakibatkan kerugian materi dan korban
jiwa. Oleh sebab itu, diperlukan pendekatan pengelolaan sampah yang
lebih efektif melalui penerapan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) serta
sistem kumpul–pilah–olah. -
UMKM Naik Kelas Dari Gerobak ke Marketplace
UMKM Naik Kelas: Dari Gerobak ke Marketplace adalah panduan praktis bagi pelaku usaha kecil yang ingin berkembang lebih terarah di tengah perubahan dunia bisnis. Buku ini mengajak pembaca memahami posisi usaha, membenahi produk, membangun identitas merek, memperluas jangkauan melalui kanal digital, hingga mengelola toko di marketplace secara lebih profesional.


